Rabu, 4 Desember 2024 telah diadakan kembali Kuliah Pakar yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Program Sarjana. Kegiatan ini dihadiri sebagian besar mahasiswa Program Studi Teknik Industri dari Universitas Muhammadiyah Gombong.
Dalam acara kuliah pakar ini, pembicara utama adalah Bpk.Riski Firmansyah, S.T ., M.T. Beliau merupakan seorang Lead Manufacturing Engineering di Baker Hughest.
Pembukaan kuliah tamu ini diawali dengan sambutan hangat dari Bapak ketua program studi S1 teknik industri Unimugo, yakni Bpk. Ir Eko Ari Wibowo S.T ., M.T.
Adapun isi kegiatan :
Pembicara menjelaskan secara rinci topik yang diangkat dalam kuliah tamu ini terkait sejarah lean manufacturing dan prinsip lean manufacturing.Beliau menyampaikan gagasan-gagasan penting yang sangat bermanfaat bagi hadirin terkait sejarah lean manufacturing dan prinsip lean manufacturing. Bahwa ” Kuliah pakar ini menyimpulkan Lean Manufacturing adalah suatu etos/budaya/perilaku yang diterapkan pada sistem produksi dengan fokus: mengurangi pemborosan, menciptakan nilai pelanggan dan mencari perbaikan berkelanjutan. Revolusi Industri dimulai dari tahun 1700-an kemudian Tahun 1920-an Toyota mulai memproduksi mobil Perang Dunia II tahun 1940-an kemudian Tahun 1950-an hingga Tahun 1970-an Pengembangan Sistem Produksi Toyota dan ditahun 1990-an Rebranding ke Lean Manufacturing. Realita Jepang pasca perang pada akhir tahun 1940-an:
- Sumber daya terbatas dan mahal.
- Tenaga kerja terampil sangat langka.
- Sedikit pelanggan karena kesulitan ekonomi yang ekstrem.
Hasilnya adalah perubahan mendadak selera konsumen dari mobil domestik tradisional dengan tingkat konsumsi bahan bakar tinggi ke mobil kompak yang lebih efisien. Prinsip Lean Manufaktur :
- Identifikasi Nilai (Tentukan nilai dari sudut pandang pelanggan & ekspresikan nilai dalam bentuk produk atau layanan tertentu).
- Memetakan aliran nilai (Petakan semua langkah (nilai tambah dan non-nilai tambah) yang membawa produk ke pelanggan).
- Ciptakan aliran jalan (Tetapkan aliran produk, layanan, dan informasi yang berkesinambungan dari awal hingga akhir melalui proses).
- Tetapkan Tarikan (Tidak ada yang dilakukan oleh proses hulu sampai pelanggan hilir memberi sinyal kebutuhan. Permintaan aktual menarik produk melalui aliran nilai).
- Mencari kesempurnaan (Perbaikan Berkelanjutan). (Penghapusan pemborosan secara menyeluruh sehingga semua aktivitas menciptakan nilai bagi pelanggan melalui proyek terobosan dan perbaikan berkelanjutan).
Hal ini disampaikan oleh narasumber guna meningkatkan pengetahun dan pemahaman para mahasiswa dibidang manufacturing.
Para hadirin yang berjumlah sekitar 42 partisipan secara daring/zoom sangat antusias mengikuti kuliah umum ini, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab.
Acara ini ditutup dengan sesi dokumentasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berlangsungnya kuliah umum ini.