Magelang – Sebanyak 35 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan Himpunan Mahasiswa Manajemen Unimma melaksanakan kunjungan sekaligus kajian lapangan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yakni UMKM Khas di Magelang.

Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) merupakan perguruan tinggi swasta di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah yang berkomitmen dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai keislaman dan profesionalitas. Program Studi Manajemen UNIMUGO menekankan pada pembentukan lulusan yang kompeten di bidang manajemen, kewirausahaan, serta mampu beradaptasi dengan dinamika dunia bisnis modern.

Sementara itu, Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) juga merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah yang berfokus pada penciptaan lulusan unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Program Studi Manajemen UNIMMA mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam bidang manajemen bisnis, kewirausahaan, serta kemampuan analisis strategis yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia usaha.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memahami secara langsung kondisi riil dunia usaha, khususnya terkait persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa UMKM Khas di Magelang memiliki peluang yang cukup baik dalam bidang penjualan makanan ringan dan kebutuhan sehari-hari.

Namun demikian, usaha ini masih belum menjadi yang paling dominan di wilayah tersebut karena adanya pesaing sejenis, seperti toko oleh-oleh khas Magelang lainnya dan pelaku usaha slondok yang telah lebih dulu dikenal oleh konsumen.

Dalam analisis yang dilakukan, mahasiswa menemukan bahwa beberapa kompetitor memiliki kelebihan, seperti ragam produk slondok yang lebih beragam, strategi promosi yang lebih intensif, serta pemanfaatan media sosial yang lebih maksimal. Selain itu, aspek tampilan toko dan lokasi usaha pesaing juga dinilai lebih menarik serta lebih mudah dijangkau oleh konsumen.

Salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa UMKM perlu meningkatkan strategi pemasaran berbasis digital dan melakukan inovasi agar mampu meningkatkan daya saingnya di pasar.

Ditinjau dari perspektif manajemen, kondisi ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi bisnis yang efektif, seperti memperkuat citra merek, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan program loyalitas pelanggan untuk menarik dan mempertahankan konsumen.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menghubungkan teori yang telah dipelajari di perkuliahan dengan praktik di lapangan, sekaligus memberikan kontribusi berupa masukan yang konstruktif bagi pengembangan UMKM ke depannya.