{"id":247358,"date":"2026-07-13T08:52:12","date_gmt":"2026-07-13T01:52:12","guid":{"rendered":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/?p=247358"},"modified":"2026-07-13T08:52:12","modified_gmt":"2026-07-13T01:52:12","slug":"tingkatkan-kompetensi-perawatan-luka-modern-unimugo-gelar-two-days-workshop-basic-modern-dressing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/?p=247358","title":{"rendered":"Tingkatkan Kompetensi Perawatan Luka Modern, UNIMUGO Gelar Two Days Workshop Basic Modern Dressing"},"content":{"rendered":"

\nGombong \u2013 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus memperkuat kompetensi mahasiswanya melalui Two Days Workshop Basic Modern Dressing (Wound Care) yang digelar pada 7\u20138 Juli 2026. Kegiatan hasil kolaborasi dengan DM Wound Care dan Pedis Care ini diikuti oleh 58 mahasiswa Program Profesi Ners sebagai bekal menghadapi praktik keperawatan profesional.<\/p>\n
Workshop dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO, Dyah Puji Astuti, MPH, yang menegaskan pentingnya penguasaan keterampilan berbasis evidence-based practice, khususnya dalam penanganan luka modern.<\/p>\n
“Workshop ini menjadi sarana menghubungkan teori dengan praktik klinis. Kami berharap mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan pelayanan kesehatan sehingga siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.<\/p>\n
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Ns. Wuri Utami, M.Kep., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa sebelum terjun ke rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, perawatan luka modern menuntut kemampuan asesmen yang tepat, pemilihan balutan sesuai kondisi pasien, hingga pencegahan infeksi dan percepatan penyembuhan luka.<\/p>\n
Para peserta mendapat pendampingan langsung dari praktisi bersertifikat, yakni Ns. Vonny Nurmalya M., M.Kep., WOC(ET)N dari DM Wound Care dan Ns. Ahmad Hasyim W., M.Kep., MN., Sp.Kep.MB., WOC(ET)N dari Pedis Care. Keduanya menekankan bahwa kompetensi wound care kini menjadi kebutuhan penting bagi tenaga kesehatan, terutama dalam menangani luka kronis seperti diabetic foot ulcer dan pressure injury.<\/p>\n
Selama dua hari, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar modern wound care, klasifikasi luka, pemilihan dressing, teknik perawatan luka modern, praktik (hands-on), serta pembahasan studi kasus klinis. Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi saat mengikuti praktik langsung dengan berbagai jenis balutan modern di bawah bimbingan instruktur.<\/p>\n
Melalui workshop ini, UNIMUGO kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan pembelajaran yang adaptif dan berbasis kebutuhan dunia kesehatan. Kolaborasi dengan praktisi profesional diharapkan mampu mencetak lulusan perawat yang kompeten, berdaya saing, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"
Gombong \u2013 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus memperkuat kompetensi mahasiswanya melalui Two Days Workshop Basic Modern Dressing (Wound Care) yang digelar pada 7\u20138 Juli 2026. Kegiatan hasil kolaborasi dengan DM Wound Care dan Pedis Care ini diikuti oleh 58 mahasiswa Program Profesi Ners sebagai bekal menghadapi praktik keperawatan profesional. Workshop dibuka oleh […]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":247359,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":""},"categories":[3],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/247358"}],"collection":[{"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=247358"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/247358\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":247361,"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/247358\/revisions\/247361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/247359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=247358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=247358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prodi.unimugo.ac.id\/s1keperawatan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=247358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}